Merauke, Papua Selatan

Cerita kita. Warisan kita. Terus hidup.

Arsip ini menghadirkan cerita adat, benda budaya, dokumentasi, dan istilah masyarakat Malind Anim — masing-masing disertai konteks: siapa yang menuturkan, dari mana sumbernya, dan apa yang belum pasti.

Ilustrasi konseptual bentang alam rawa dan sabana Papua Selatan saat senja

Tanah, air,
dan cerita

Ilustrasi konseptual

mulai menjelajah

Empat pintu masuk arsip

Informasi umum

Sebaran Suku Malind Anim

Malind Anim merupakan sebutan bagi salah satu suku besar (kelompok etnis) yang mendiami wilayah Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Istilah Malind Anim tidak merujuk pada satu kelompok yang homogen, melainkan mencakup sejumlah sub-suku atau kelompok kekerabatan yang memiliki identitas, sejarah, bahasa, dan wilayah adat masing-masing. Dalam struktur pengelompokannya, Malind Anim terbagi ke dalam tiga kelompok utama, yaitu Duf Anim, Dek Anim, dan Bob Anim. Ketiga kelompok tersebut kemudian mencakup beberapa subkelompok Malind dengan karakteristik dan identitas komunitas yang lebih spesifik. Secara lebih rinci, Kelompok Duf Anim mencakup Malind Muli Anim, yang terdiri atas Malind Duh Imah, Malind Timah Imah, dan Malind Maklew. Sementara itu, kelompok Dek Anim mencakup Malind Sendawi Anim, yang di dalamnya terdapat Kanume, Yei-nan, Bian Anim, Marori Menge, dan Malind Anim. Adapun kelompok Bob Anim mencakup Malind Kolepom Banim, yang terdiri atas Malind Ndom, Malind Jubai, Malind Kundim, dan Malind Wangadu. Dengan demikian, sebaran komunitas Malind Anim sebagaimana ditunjukkan dalam skema dapat dipahami sebagai suatu struktur sub-suku yang berlapis, dari Malind Anim sebagai identitas suku besar, kemudian kelompok Duf Anim, Dek Anim, dan Bob Anim, hingga kelompok-kelompok sub-suku di bawahnya (Godefridus, 2021).

Keterangan ini adalah alat bantu baca, bukan penetapan status adat atau batas wilayah.

dari para penutur

Cerita Pilihan

Semua cerita

lihat lebih dekat

Lihat Lebih Dekat

Foto dokumentasi benda di pameran. Keterangan dan konteksnya masih menunggu verifikasi.

    kata yang punya cerita

    Kenali Istilah

    Buka glosarium

    Cara Membaca Arsip Ini

    • Cerita bisa bervariasi

      Satu kisah dapat dituturkan berbeda oleh penutur, marga, atau kampung yang berbeda. Versi-versi itu tidak digabung menjadi satu.

    • Sumber dan konteks penting

      Setiap entri menyebut asalnya: tuturan lisan, dokumentasi, atau ilustrasi. Interpretasi editor dibedakan dari kata-kata penutur.

    • Tidak semua untuk publik

      Sebagian pengetahuan bersifat sakral atau terbatas dan sengaja tidak ditampilkan. Arsip ini bukan penentu status adat atau batas wilayah.

    Baca metode & etika

    Kamu ingin mulai dari mana?